Cerita di Penghujung 2017
Terlalu banyak kisah yang aku alami di Tahun 2017 ini. Mulai dari sedih, sangat sedih, terpuruk, bahagia, haru bahkan sangat bahagia. Bermula dari Bapak yang sakit-sakittan yang kami semuanya tak tega lagi melihat beliau merintih kesakitan. Bahkan untuk mengangkat beliau ke rumah sakit saja, kami sudah tak tega lagi karena mendengar ringisan beliau ketika tangan tangan kami bersentuhan dengan kulit beliau sampai pada akhirnya kami harus benar2 ikhlas melepaskan beliau pergi untuk selamanya ke alam Baka sana (Innalillahi Wainnalillahi Raji'un) dan menyisakan luka yang sangat dalam bagi kami bahkan hingga detik ini. Tak lama setelah itu adik sepupu kami juga meninggal dengan kondisi naas karena menjadi korban tabrak lari dan yang satunya lagi harus dirawat berulang ulang ke Rumah sakit. Sama seperti kepergian Bapak, meninggalnya adik sepupu ini masih meninggalkan luka yang amat dalam dan bahkan kami belum percaya kalau dia sudah tak ada lagi di dunia. Di...