Saat Mulut Hanya Bisa Bungkam
Tak ada yang abadi!!! yaps..itulah sepenggal kalimat yang mampu aku tuliskan. Apapun itu janji-janji yang pernah didengar, yang pernah diterima, bahkan orang-orang yang pernah ada yang menjanjikan segala hal kebersamaan, cinta, sayang dan ntah hal bulshit apalagi...semuanya akan kandas seiiring berjalannya waktu. Kembali aku merasa benar-benar berada di garis 0 (nol), menapaki satu persatu lintasan yang berliku, dan sungguh aku merasa capek dengan janjian dunia ini. Capek, bahkan muakpun telah bersarang di rongga otak dan hati. Arghhttt...pengen membuang semua ingatan lalu, pengen melupakan semuanya bahkan segalanya...karna aku terlalu naif menilai selama ini, yang sebenarnya hanyalah bayangan kosong yang entah kapan akan bisa di sentuh. Kecewa?? jelas, aku sangat kecewa dengan keadaan, tak ada lagi yang mampu aku jelaskan tentang kekecewaan ini, hanya sedih dan air mata berkepanjangan. Ntahlah,,,terlalu banyak mengurai, terlalu banyak hal yang acapkali membua...