Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Rasa Ini :(:

Kecewa?? Jelas. sedih?? Pasti yaps, tapi inilah aku, yang juga tak menginginkan rasa iba dan belas kasihan dari orang-orang, karena aku tau, kalau aku diciptakan sang Khalik sebagai perempuan yang kuat :) tq God Mereka yang dulu pernah menjadi bagian terpenting dalam cerita keseharianku, kini telah berubah menjadi orang-orang yang tak ku kenali kepribadiannya. Mengapa? Entahlah. Berbagai hujatan, tudingan dan kebencian yang telah merajalela di berbagai sosial media menjadi tempat penumpahan uneg-uneg mereka. Kenapa? (Jangan tanya, karena akupun tak mengerti). Mungkin juga salahnya dari aku, berawal dari sedikit rasa kecewa yang ada di lorong gelap hati ini, yang aku yakin, lambat laun akan memudar. Tapi keyakinan aku salah, rasa kecewa yang aku punya, menjadi senjata orang lain untuk menumbuhkan kebencian di hati mereka. Kebencian yang semakin lama semakin membesar hingga menumbuhkan berbagai hujatan, cacian dan makian. Semuanya, sanggup aku telan bulat-bulat. Yach, ...

Saat Mulut Hanya Bisa Bungkam

Gambar
Tak ada yang abadi!!! yaps..itulah sepenggal kalimat yang mampu aku tuliskan. Apapun itu janji-janji yang pernah didengar, yang pernah diterima, bahkan orang-orang yang pernah ada yang menjanjikan segala hal kebersamaan, cinta, sayang dan ntah hal bulshit apalagi...semuanya akan kandas seiiring berjalannya waktu. Kembali aku merasa benar-benar berada di garis 0 (nol), menapaki satu persatu lintasan yang berliku, dan sungguh aku merasa capek dengan janjian dunia ini. Capek, bahkan muakpun telah bersarang di rongga otak dan hati. Arghhttt...pengen membuang semua ingatan lalu, pengen melupakan semuanya bahkan segalanya...karna aku terlalu naif menilai selama ini, yang sebenarnya hanyalah bayangan kosong yang entah kapan akan bisa di sentuh. Kecewa?? jelas, aku sangat kecewa dengan keadaan, tak ada lagi yang mampu aku jelaskan tentang kekecewaan ini, hanya sedih dan air mata berkepanjangan.  Ntahlah,,,terlalu banyak mengurai, terlalu banyak hal yang acapkali membua...

Muak!!

Gambar
Semburat kesedihan dan ketakutan yang terjadi beberapa hari belakangan, membuat aku ingin menyendiri dari kebisingan dan pekik dunia. Ingin menikmati hidup seorang diri di tempat sepi dan jauh dari oarang-orang yang aku kenal. Semuanya bikin aku muak. Seolah tak pernah mau mengerti tentang aku dan perasaanku.  Bonekakah aku?? atau robotkah?? sehingga seenaknya kalian permainkan hati dan pikiranku. Bagaimana mungkin, aku dan hidupku harus di bayangi dengan ketakutan-ketakutan yang dimunculkan oleh manusia-manusia yang tidak mau mengerti. Aku muak bahkan sangat muak dengan semua cerita yang ada ini. Menangiskah aku? Tidak....karena tak ada lagi air mata yang bisa aku tumpahkan untuk cerita konyol penyesak hidupku. Aku benar-benar menyayangkan semuanya yang tak mau mengerti. Tak seharusnya aku seperti ini. tapi akan ada fase dimana orang yang sabar menjadi muak, orang yang peduli menjadi masa bodo, orang yang setia menjadi angkat kaki. Ketika sabar, peduli dan setianya ...