Pengharapan Seorang Insan
Suasana yang mencekam, seakan menusuk naluri seorang insan, yang berteman sepi dan kekalutan . Insan yang hanya bisa menangis merasai diri, yang telah kabur ditutupi kelamnya malam . Hari ini, akupun dapat memutuskan, kalau perjuangan ku masih panjang dan masih banyak cita-cita yang belum terjelang.
Aku akan terus mengejar impianku, walaupun sampai ke ujung dunia dan tak kan ada lagi jalan yang akan ku temui. Namun…aku akan tetap terus berlari hingga cita-cita itu takluk oleh diri. Setelah ku dapat meraihnya, maka akan ku persembahkan pada orang yang telah mempertaruhkan hidup dan matinya hanya untukku. Kan ku bawa keberhasilan itu untuk mereka. Karena mereka telah menjadikan aku seperti ini. Mudah-mudahan Tuhan dapat mengabulkan do’a suciku, yang ku persembahkan bagi orang yang slalu berkorban di setiap garis waktu.
Andaikan aku diijinkan untuk dapat menggapai pelangi, maka kan ku persembahkan hanya untuk mereka, serta aku akan mencoba mencari seberkas sinar tuk terangi dirinya. Aku ingin slalu bersama mereka, ku ingin slalu ada diantara mereka dan ku ingin mereka selalu ada senyum bahagia. Mudah-mudahan do’a ini dikabulakan sang pencipta. Amiin…
L-U FamZ


Komentar
Posting Komentar