Cinta itu...
Suasana kantor yang rame dengan gelak tawa aparatur kelurahan, membuatku kembali bersemangat menapaki hari-hari ini. Melupakan sejenak kejadian yang dah dua hari berlalu. Tragedi pribadi antara aku dan dia. Dia yang selalu jadi penyemangat hariku dua tahun belakangan.
Dia adalah, sosok yang slama ini kucari. Ia, dia telah kutemukan, namun beberapa hari belakangan konflik itu terjadi. Konflik yang mengisyaratkan bahwa hidup ini tak sesederhana lagu dan tak semudah cerita dongeng. Konflik yang menyadarkan aku, kalo manusia sewaktu waktu akan berubah dan cinta yang dia punyapun akan berubah mengikuti kondisi kisah. Disanalah aku mulai menyadari, kalo tak ada cinta yang abadi. Cuman cinta Ilahi Rabbi dan orang tualah yang abadi.
Akupun tersadar dari lamunan pagiku. Akankah kisah ini berlanjut? atau berhenti sampai disini? Akupun akan mengikuti, arah takdirku kemana berjalan. Yang aku tau, pengertian dan pemahaman dua belah pihak, sangat dibutuhkan. Ketulusan dan saling percaya, itulah yang utama.
Cinta itu, tak bisa dipaksa, biarkan dia mengalir alami di dua hati insan yang saling mencinta. Biarkan dia tumbuh kembang dengan sendirinya. Tugas kita hanya memupuk agar dia tumbuh subur dalam jiwa. Yang aku tau, saat ini aku telah jatuh cinta padanya. Tapi, aku gak mau rasa ini melumpuhkan logikaku. Mencintai dengan wajar, menyayangi dengan tulus, cuman itu yang dapat aku perbuat.Selebihnya, biarkan takdir yang menentukan. Kita hanya bisa berencana, dan Tuhan Maha tahu, apa yang terbaik buat kita.
Luv You Denny Pratama Wesra Sarumaha ^^
Komentar
Posting Komentar