Selepas Kau Pergi
Saatku
terjaga di ambang lukaku
Kubunuh
manja dalam rayuan tangis yang memilukan kepedihan
Oleh irisan
sikap dinginmu
Seribu bahasa diamnya suaraku
Sejuta Tanya memang tak ada jawabnya
Hingga ku letih memaksa diri, mengingat sgala yang terluka
Seribu bahasa diamnya suaraku
Sejuta Tanya memang tak ada jawabnya
Hingga ku letih memaksa diri, mengingat sgala yang terluka
Mungkin
memang tak perlu sedan menghadapi angkuhmu, egomu dan
Memang berat
yang kau beri untuk dapat terpikul oleh hati dan jiwaku
Yang pernah
kau tempati
Tapi apakah aku harus bertahan dengan gelisahku sendiri???
Segala bongkahan kesedihan telah sengaja kau singgahkan
Hinggaku terjebak dan tak mampu beranjak pergi
Tapi apakah aku harus bertahan dengan gelisahku sendiri???
Segala bongkahan kesedihan telah sengaja kau singgahkan
Hinggaku terjebak dan tak mampu beranjak pergi
Sampai
akhirnya ku bertanya
Sampai kapan
aku menyiksa diri dan membiarkan sakit ini, utuh menjalari diri???
Dan akupun
bertanya lagi
Hey, mengapa
aku mempertaruhkan masa depanku
Untuk
mengenang pria sepertimu???
Sementara di
luar sana masih banyak yang lebih baik darimu
Sepertinya memang tak seharusnya kita bersama
Karena selepas kau pergi, akhirnya ku sadar
Kau memang bukan yang terbaik
Yang pantas mendampingi dan memiliki aku seutuhnya
Sepertinya memang tak seharusnya kita bersama
Karena selepas kau pergi, akhirnya ku sadar
Kau memang bukan yang terbaik
Yang pantas mendampingi dan memiliki aku seutuhnya
Tapi nanti
selepas semuanya berlalu
Dan terhapus
oleh waktu
Kau akan
menyesal
Telah membiarkanku
melupakanmu
Komentar
Posting Komentar